My Foottrip

Helena's journey to here and there

Ketagihan Selfie dan Group Selfie Dengan OPPO F3

Hayo… siapa yang suka selfie? Bangun tidur, selfie. Abis dandan, selfie. Pakai baju OOTD, selfie. Bosen menunggu, selfie. Lihat cermin di toilet, selfie. Ngaku!

Selfie atau swafoto menjadi tren di kalangan masyarakat beberapa tahun belakangan. Momen saat bepergian kurang lengkap tanpa mengabadikan potret wajah di lokasi wisata. Ga ada yang bantuin foto, yaudah selfie aja. Meski kadang saya geli melihat foto selfie yang niatnya menunjukkan dia sedang berlibur di pantai tapi 80% isinya wajah dia. Mana pantainya?

Swa.fo.to

n. potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera ponsel atau kamera digital, biasanya untuk diunggah ke media sosial.

Ada selfie, ada pula groufie alias group selfie. Yang ini selfie rame-rame. Momen berkumpul bersama keluarga dan teman-teman layak diabadikan melalui foto. Biasanya nih saat makan di restoran minta tolong pramusaji atau saat di mal minta bantuan satpam untuk memotret. Motretnya ga cukup sekali sampai bikin mbak-mbak pramusajinya manyun. Begitu dilihat hasilnya ada yang burem, ada yang gayanya ga kompak, dst. Mau foto lagi tapi sungkan minta tolong orang lain. Yaudah ber-groufie aja sambil dempet-dempetan supaya semuanya masuk ke kamera. Ga apa-apa deh meski cuma separuh wajah yang muncul di foto. Hihihi.

Selfie dan groufie ini sampai memunculkan benda bernama tongsis alias tongkat narsis. Sebenarnya ini monopod yang sejak dulu sudah lumrah dipakai dengan kamera. Bedanya tongsis ini digunakan untuk smartphone.

Saya ga punya tongsis dan ragu untuk membeli karena pernah dengar kabar dilarang membawa tongsis ke kabin pesawat. Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 127 Tahun 2015 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional (PKPN) menyebutkan calon penumpang wajib melepas jam tangan, ikat pinggang, dan jaket saat melintas SCP (Security Check Point) bandara. Bila ditemukan barang berbahan metal, berukuran panjang melebihi lima sentimeter, wajib masuk barang bagasi.

Bisa dibilang saya jaraaang banget selfie. Coba foto diri sendiri kok hasilnya kurang OK ya. Ga instagrammable. Padahal ingin juga saat jalan-jalan sambil selfie buat kenangan (dan pamer :p) bahwa saya pernah ke sana. Tetapi tangan saya kurang panjang untuk mengambil swafoto supaya latarnya terlihat jelas. Selain itu saya juga malu harus berswafoto sambil dilihat orang-orang apalagi sampai di-post di Instagram. Wajah pas-pasan cenderung kucel gini bakal merusak instagram feed. Kasihan followers mules lihat foto selfie saya trus unfollow berjamaah. Hehehe.

OPPO F3 dengan Dual Selfie Camera

Pikiran saya tentang selfie dan group selfie udah berubah, tepatnya sepulang dari Mal Kelapa Gading pada minggu lalu. Album foto HP saya banyak foto selfie-nya. Saya jadi makin percaya diri setelah berswafoto dengan smartphone OPPO yang selfie expert.

12-14 Mei 2017 di Main Atrium Mal Kelapa Gading 3, Jakarta Utara, OPPO melakukan penjualan perdana smartphone terbarunya yaitu OPPO F3. Saya sempat mampir ke booth-nya di hari terakhir pameran.

Di sana pengunjung bisa mencoba berbagai fitur OPPO F3. Iya dong harus coba dulu sebelum membeli. Sambil kenalan dengan OPPO F3, pengunjung bisa dapat lucky draw. Caranya dengan mendatangi 4 activity booth OPPO F3, berfoto di sana, lalu mendapat stempel. Setelah 4 stempel terkumpul, upload foto terbaik menggunakan OPPO F3 ke instagram dengan caption yang mengajak followers untuk datang ke acara 1st Sale OPPO F3 di MKG 3. Fotonya juga langsung bisa dicetak dan dibawa pulang.

Fitur unggulan OPPO F3 yaitu dual selfie camera karena ga cukup satu untuk memuaskan rasa narsis penggunanya. OPPO ngerti banget kebutuhan untuk selfie dan group selfie. 1 kamera depan untuk selfie beresolusi 16MP dan 1 kamera depan untuk group selfie beresolusi 8MP+wide angle (120 derajat). Kamera belakang juga tetap ada dong dengan resolusi 13MP.

Di booth pertama dengan background foto selfie dan group selfie, saya mencoba kualitas kamera depan OPPO F3. Saat ber-groufie bersama keluarga, biasanya suami yang memegang smartphone karena tangannya lebih panjang. Kalau saya yang memotret, wajah kami ga bisa masuk semua ke dalam frame. Heu… Tapi dengan OPPO F3 mode group selfie, memotret banyak orang menjadi lebih mudah. Nih hasilnya kami bertiga nampak jelas dalam satu foto plus background masih terlihat.

Foto dengan group selfie camera OPPO F3

Lanjut ke booth kedua dengan tema memotret makanan warna-warni. Dengan percaya diri saya memotret saya dan Sid yang asyik melihat gambar cupcake. Wide angle di OPPO F3 membantu banget meng-capture aktivitas kami beserta latarnya. Warna yang ditangkap pun tajam dan jelas. Lihat foto di bawah ini, so playful!

Wide angle group selfie camera

 

selfie camera

Booth ketiga dihiasi bola-bola polkadot berwarna hitam dan putih. Kali ini kamera belakang OPPO F3 yang mengabadikan momen saya diantara bola-bola polkadot. Saya puas melihat hasil warna yang nampak padahal ini indoor lho. Warnanya tajam dan ga pecah meski di-zoom.

Pada booth terakhir saya mau ber-selfie saja deh. Dual selfie camera OPPO F3 keren banget sik. Bikin saya percaya diri berswafoto. Saya aja heran kok bisa wajah jadi flawless gini. Kemana bekas jerawat dan noda hitam? Hihihi… kan ada mode cantik dengan Beautify 4.0.

wajah mulus banget

By the way, fitur yang saya coba di empat booth tadi hanya sebagian dari fitur canggih yang ada di OPPO F3. Kamera di OPPO F3 bisa untuk mode time lapse, video, foto, cantik, dan panorama. Semua mode ini bisa dipakai di kamera depan maupun belakang. Wih… asyik banget!

Buat yang suka bikin video selfie, OPPO F3 punya fitur face tracking yang bisa fokus di wajahmu meski kamu banyak gerak. Bisa juga lho foto wajah kita terlihat jelas sementara backgroundnya blur. Makin keren deh hasil foto dan videonya.

Di dalam mode foto terdapat mode pakar. Di sini kita bisa atur white balance, ISO, shutter speed, fokus, dan paparan. Ada format foto RAW juga.  Mau buat foto bokeh, bisa banget. Benar-benar smartphone rasa DSLR!

Ga perlu khawatir kekurangan memory karena sering memotret. OPPO F3 dilengkapi memory internal 64GB. Masih kurang? Tambah dengan microSD hingga 128GB. Bisa menyimpan berapa ribu foto tuh?

First Hands On & Review OPPO F3

Eh jadi kepanjangan ngebahas kamera OPPO F3. Trus gimana dengan fitur-fitur lainnya?

Sore itu Ahmad Sanusi dan Galih dari Tabloid Pulsa menjelaskan hasil review mereka setelah mencoba menggunakan OPPO F3. Mari kita simak pendapat para pakar.

OPPO F3 dengan OS Android v6.0 Marsmallow bisa dipakai dual simcard. Ga perlu rempong bawa 2 smartphone. Cukup bawa satu OPPO F3 lalu isi dengan satu nomor untuk pribadi dan satu nomor untuk kerjaan. Tapi jangan diisi 2 nomor untuk 2 gebetan ya.

Karena ada 2 nomor, butuh 2 aplikasi juga dong seperti 2 akun Whatsapp, Facebook, dst. OPPO F3 mendukung app clone sehingga dalam satu smartphone bisa memiliki 2 aplikasi yang sama. Kedua aplikasi ini terletak bersebelahan dalam satu screen, ga perlu switch ke ruang lainnya.

Banyak aplikasi bakal lemot? OPPO F3 sudah dilengkapi dengan RAM 4GB. Meski beberapa aplikasi running bersamaan, kegiatan multitasking lebih cepat dan lancar.

Smartphone ini dibalut dengan sleek metal body dengan layar 5.5 inci IPS LCD yang membuat nyaman menonton video ataupun main game. Menurut Ahmad Sanusi, baterai OPPO F3 yang berkapasitas 3200mAh masih awet dipakai main game selama satu jam. Puas!

hasil foto OPPO F3 dicetak di ukuran 10R masih OK, ga pecah

Kalau keponakan tahu smartphone ini nyaman dipakai main game, bisa rebutan HP nih. Mereka suka baca-baca chat. Privacy perlu dijaga pakai sensor fingerprint di OPPO F3 supaya mereka ga bisa buka aplikasi tertentu. Sensor fingerprint-nya waterproof. Jari basah setelah wudhu pun tetap bisa terdeteksi. Trus ga cuma satu jari saja yang bisa dipakai untuk unlock OPPO F3. Fiturnya bisa memorizing beberapa jari.

Di pengaturan “Gesture & Motion” kita bisa atur shortcut membuka-tutup aplikasi tertentu dengan hanya swipe jari ke layar. Bahkan bisa kita customize untuk menelepon orang tertentu. Kalau mau telepon saya, swipe jari membentuk huruf H, ya.

*

Aih… makin mupeng ingin memboyong satu aja OPPO F3 buat bekal lebaran. Perjalanan mudik bakal ga bosen ditemani OPPO F3 buat foto-foto dan main game. Momen kumpul bersama keluarga besar juga bakal seru dengan group selfie camera. Sepertinya ga cuma saya saja yang kepincut dengan OPPO F3. Menurut Aryo Meidianto dari OPPO, sudah ada yang memesan 30.000 lebih unit OPPO F3 selama masa pre-order. Tuh kan banyak banget yang ga sabar ingin punya OPPO F3. Harganya juga worth it lho, Rp 4.399.000,-. So, berani selfie dengan OPPO F3? Awas ketagihan!

 

« »

© 2017 My Foottrip. Theme by Anders Norén.