My Foottrip

Helena's journey to here and there

[Review] Malem Mingguan di Ichi Sushi Gresik

Gresik, kota kecil di utara Jawa ini menjadi kota kelahiran saya. Meski begitu jangan ditanya nama jalan atau daerah di Gresik, saya nge-blank. Selama tinggal di Gresik saya itu kuper, males kemana-mana, lha wong di rumah udah komplit. Beda dengan di rantau yang apa-apa harus cari sendiri jadi lebih mengenal medan. That’s why saya jarang menulis tentang Gresik. Palingan pernah ke Hutan Mangrove yang letaknya tersembunyi di Karang Kiring, Gresik. Saking tersembunyinya sampai saya lupa lewat gang yang mana buat kesana lagi. Hahaha…

Baca juga: Hutan Bakau, Wisata di Kota Gresik

Mumpung sekarang lagi mudik, marilah kita menjelajah kota asal. Masa’ kita paham daerah orang tapi ga menguasai daerah sendiri.

Singkat cerita saya menghubungi teman SMP yang udah belasan tahun ga ketemu. Kami dipertemukan oleh the power of social media named Instagram. Dia nge-post foto tempat nongkrong di Gresik. Foto itu menggambarkan kafe dengan background sunset. Ada lampu gantung menghiasi bagian luar kafe. Hah, keren banget sik ada tempat kayak gini di Gresik? Mol aja ga ada. Eh ada deng Mal Gresik alias Rama****. Aih, saya kurang update ternyata sekarang di Gresik makin banyak tempat nongkrong kekinian binti instagrammable.

Vivi, teman SMP saya, bilang kalau itu foto dia di Ichi Sushi, GKB. Hah (lagi!) Ichi Sushi yang di Jalan Kalimantan, GKB? Dekatnya Giant? Bukannya masakan di situ ga enak? Sebenarnya saya ga pernah datang ke Ichi Sushi tapi sering lewat. Yang saya ingat logonya merah bulat dengan konsep kedai Jepang. Nah, saya ga mampir karena pernah 2x dapat lunch box Ichi Sushi dari acara gitu dan rasa sausnya aneh plus nasinya keras. Padahal bayangan resto Jepang itu kan nasi punel yang nempel, bukan nasi kemrotok *apa ya Bahasanya yang bener?. Tapi demi lokasi foto yang cakep, bolehlah kita ke sana.

Baca juga: Simping Khas Gresik, Camilan SD Belakang Pasar

Ichi Sushi yang ada di bayangan saya dulu ternyata sudah berubah. Sekarang restonya sudah ganti logo. Sepertinya mereka re-branding atau ganti manajemen (?). Tempatnya juga makin luas menempati 2 ruko 2 lantai. Menjelang senja, saya datang disambut dengan sapaan para pegawai, “Irrashaimase!” yang artinya selamat datang. Saya cuma manggut-manggut aja, ga ngerti cara membalasnya.

Lantai 2 Ichi Sushi, sore masih sepiii

 

Dikira rumah sendiri kali ya. Bawa sendok garpu kek mau tawuran >,<

Saya langsung menuju lantai 2. Keadaan masih sepi meski ini hari Sabtu. Beberapa meja dan kursi tertata rapi. Ornamen kayu mendominasi ruangan terutama di bagian meja dan hiasan dinding. Sebagian kursi terbuat dari besi. Sebagian lagi tersedia sofa empuk untuk yang mau berlama-lama di sana. Suara musik cukup keras memenuhi ruangan, lagunya Noah. Makin malam, musiknya makin kekinian. Menyesuaikan dengan tamu yang datang kali ya. Saya udah ga catch up dengan musik terkini, lagi-lagi kudet.

Mbak pegawai dengan seragam hitamnya menghampiri saya sambil mengangsurkan buku menu berwarna hitam. Meski namanya Ichi Sushi, menu makanan dan minuman di sini bervariasi. Selain sushi roll, ada ramen, teriyaki, chicken katsu, spaghetti, sampai baked rice. Yup yup, menunya campur Italiano begini. Melihat foto-foto makanan di buku menu membuat ngecesss, terutama di bagian Salmon Mozzaru. Pesen ini dulu deh. Ga yakin mau pesan sushi, gimana kalau Sid ga suka? Hahaha ini gimana sih di resto Jepang malah ga makan menu yang Jepang banget.

Buku menunya cakeeep

Sambil menunggu pesanan datang, saya bolak-balik buku menu ini. Berasa seperti membaca buku tentang cookery. *kayaknya efek dari Big Bad Wolf* Food photography-nya cakeeep, lay out-nya niat. Di akhir buku ada tulisan keciiil nama fotografer dan desainer buku menu ini. Pantesan bukune apik seru (bagus banget -bahasa Gresikkan).

Saat Salmon Mozzaru datang, Sid udah ribut minta makan. Ia bawa sendok dan garpu, mau makan sendiri. Saya khawatir piringnya panas karena ini baked rice tapi ternyata gak. Penampakan Salmon Mozzaru emang menggiurkan. Ini tuh nasi, dilapisi salmon crispy, ditutup dengan lelehan keju mozarella, dan diberi topping nori.

Salmon Mozzaru (35k)

 

Ini isinya Salmon Mozzaru di Ichi Sushi

How’s the taste? Keju molor gitu enaaak, saya suka banget keju. Kematangan salmonnya pas, juga ga amis. Saya heran aja karena salmon dibalut tepung crispy. Kirain langsung ditumpuk di atas nasi. Nah trus nasinya nih tetep keras seperti dahulu kala. Kenapa ya? Untungnya diberi sendok dan garpu jadi gampang makan. Tapi… Sid maunya pake sumpit. Ya Allah, tantangan banget sik. Menyumpit nasi kemrotok itu challenging! Gpp deh yang penting dia mau makan. Salmon juga sehat, kan.

Menurut Vivi, menu yang enak di Ichi Sushi itu ramen-nya. Ada banyak pilihan level pedas dan juga kuah, seperti shoyu, spicy, curry, dan tom yum. Dia pernah makan sushi-nya, so-so. Nasinya juga kurang nempel, kurang Jepang lah.

Buat minuman, saya pesan Ocha atau Japanese Tea sedangkan Vivi pesan Ice Tea. Ocha-nya seger, udah lama ga minum green tea begini. Rasa pahitnya tuh khas banget. Sid malah habisin Ice Tea-nya Vivi. Dia ga doyan yang pahit kali ya. Makasih ya Tante Vi udah bagi minuman.

Kiri Ocha (8k), kanan Ice Tea (6k)

However, tempatnya emang cozy, ada Wi-Fi pula. Kursi dan sofanya IKEA banget deh. Sid aja asyik manjat sofa trus tiduran segala. Untungnya ga diusir. Hahaha. Balkon luar dengan kursi besi dan lampu gantung jadi cakep saat malam hari. Kalau siang atau sore pemandangannya hanya ilalang tanah tetangga. So, kalau mau foto-foto mending datang saat sunset atau selepas Maghrib. Oh ya, ada mushola di lantai 1 yang nyaman.

Makin malam, tamu yang datang makin banyak. Dari serombongan remaja sampai keluarga lengkap. Meja belakang kami couple so sweet saling memandang gitu deh. Haduh, jadi inget suami nan jauh di mato. Pulang aja deh. *Baper.

Malem mingguan sama Sid

Anyway, buat yang pernah atau tinggal di Gresik, minta rekomendasi dong kuliner Gresik lainnya. Atau kuliner di kotamu masing-masing. Kali aja MyFoottrip jalan-jalan ke sana. *Amin.

Ichi Sushi Gresik Jl. Kalimantan 187 GKB Gresik

(Ada juga di Malang) Ichi Sushi Malang Jl. Pandan 21 Malang

Daily open 11.00 – 22.00

Instagram: Ichi.Sushi

« »

© 2017 My Foottrip. Theme by Anders Norén.

%d bloggers like this: