[Review] Staycation di Best Western Plus Kemayoran

[Review] Staycation di Best Western Plus Kemayoran

Awal Maret serasa akhir bulan karena deadline kumpul semua di minggu pertama Maret. Alhamdulillah PR-PR bisa selesai tepat waktu meski kantong mata (sepertinya) makin nampak jelas. Begadang oi begadang… Sebagai rasa syukur dan berterima kasih ke diri sendiri, saya dan keluarga liburan dulu ah… Ga jauh-jauh, mau staycation aja di Best Western Plus Kemayoran.

Super deluxe room

Best Western Plus Kemayoran berlokasi di Jl. Benyamin Suaeb blok 5A, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tempatnya sekomplek dengan Apartemen Grand Palace. Sebagai patokan ada bundaran dengan patung ondel-ondel besar di dekat hotel. Lokasinya berdekatan dengan JI Expo Kemayoran, tempat Java Jazz Festival digelar.

Baca juga: 7 Hal Menarik dari Zen Rooms Mampang Tendean

Untuk mencapai hotel ini dibutuhkan waktu sekitar 30-45 menit (kalau lancar) dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng dengan mengambil exit tol Kemayoran. Bila naik kereta, stasiun yang dekat yaitu Stasiun Kemayoran dan Stasiun Senen.

Bentuk hotelnya berbeda dari hotel pada umumnya. Masuk hotel biasanya akan ada lobby dan resepsionis. Di sini kita harus naik tangga terlebih dahulu untuk sampai di meja resepsionis. Bagi difabel tersedia lift kecil khusus untuk ke tempat ini. Saat check-in ada deposit 100ribu rupiah untuk access card. Hoo…sekarang begitu ya? Apa karena access card tak kunjung kembali? Jadi teringat teman yang mengoleksi access card hotel-hotel. Ha!

Ada beberapa tipe kamar di hotel bintang 4 ini, yaitu: Superior, Deluxe, Super Deluxe, Junior Suite, dan Suite dengan rate mulai dari 749ribu rupiah/malam.

Pemandangan di sore hari
Pemandangan di malam hari

 

Kami menginap di super deluxe room di lantai 23. Tiap kamar dilengkapi Wi-Fi internet access, LED TV dengan channel TV internasional, hair dryer, minibar, water kettle, analogue phone line, alarm radio, juga safe deposit box.

Pemandangan dari kamar hotel terhalang gedung sebelah. Apartemen-hotel ini memiliki banyak tower sehingga sebagian kamar memiliki view gedung. Well, not much to see tapi kami oke-oke aja karena niatan ke sini mau berenang. Saya dan Sid sudah tidak sabar berenang di Lagoon yang bentuknya unik mengelilingi hotel serta apartemen. Oke meluncur…

Kolam renang anak dan dewasa

 

Kolam renang terletak di sisi luar restoran dekat ballroom dan memanjang hingga kawasan apartemen. Ada kolam untuk anak dengan kedalaman sekitar 50cm dan kolam dewasa sekitar 120cm. Sore itu kolam ramai oleh anak-anak yang bermain air. Sid pun senang berkecipak-kecipuk sampai tidak mau pulang.

Baca juga: Bermain di DoubleTree Hotel

Di pinggir kolam tersedia pancuran untuk bilas dan beberapa ruang ganti. Sayangnya di sini tidak bisa mandi, hanya bilas di area terbuka. Kalau mau mandi ya di apartemen atau hotel. Mungkin supaya tidak sembarangan orang masuk memakai fasilitas tersebut.

Halooo, mbah?

 

Setelah capek berenang (dan membujuk Sid untuk menyudahi sesi bermain air), kami kembali ke kamar untuk mandi dan makan. Efek kelelahan setelah berenang, ia makan super lahap. Hohoho… gitu dong. Apa harus berenang tiap hari supaya doyan makan?

Malam itu kami tidur super nyenyak di kasur King Koil. Ini salah satu keunggulan Best Western karena menggunakan kasur berkualitas sekelas King Koil. Esoknya Sid bangun lebih siang karena kasurnya nyaman, zzz…

Tidur nyenyak di kasur empuk

 

Nikmatnya menginap di hotel itu saya ga perlu menyiapkan sarapan. Setelah mandi, kami menuju ONYX Restaurant di lantai dasar. Di sana sudah tersaji menu tradisional Indonesia seperti empal gentong, nasi liwet, bubur ayam, nasi goreng, gulai, juga bubur sum-sum. Sebagian menu ini disajikan di joglo dan pikulan seperti membeli street food. Menarik! Selain itu ada menu internasional seperti salad, roti, dan pasta.

Tempat duduk di ONYX restaurant ada yang di dalam, ada pula yang di luar. Kami memilih tempat duduk yang di-set seperti bangku taman dengan hiasan bunga-bunga. Aih, serasa piknik di taman. Perut kenyang, hati senang, pikiran tenang untuk menghadapi pekerjaan selanjutnya.

Menu khas Indonesia
Serasa piknik di taman

Selain ONYX Restaurant, ada B’nW bakery yang menyediakan berbagai pilihan bakery and pastry. Cobain cheesecake-nya deh. Yummy! Buat yang mau bergalau-galau atau romantic dinner, di lantai 21 terdapat Sky Lounge yang dikelilingi kaca jendela. Pemandangan Jakarta di malam hari nampak cantik di sini.

Kalau mau mencari makan di luar, bagian kiri hotel terdapat beberapa tempat makan. Tak jauh dari hotel terdapat spot kuliner “Lenggang Jakarta”. Konon katanya tempat ini dulunya lokalisasi “Gang Laler”. Kini sudah berubah menjadi tempat makan yang menarik dengan banyak lampu taman. Ga boleh gelap-gelapan, ya. Di seberang Lenggang Jakarta terdapat gang kecil yang ramai dan tenar dengan Ketan Susu Kemayoran.

Baca juga: Megahnya Masjid Ramlie Musofa di Kawasan Elite Jakarta

Menurut saya, Best Western Plus Kemayoran lebih cocok untuk business trip karena lokasinya strategis dekat dengan perkantoran di Kemayoran, Senen, dan Mangga Dua. Fasilitas Wi-Fi juga lancaaar di kamar maupun bagian lain hotel tanpa harus login berulang-ulang. Mengirim laporan melalui surel atau browsing jadi mudah di sini. Untuk short vacation bersama keluarga juga bolehlah karena ada kolam renang anak yang luas.

 

29 thoughts on “[Review] Staycation di Best Western Plus Kemayoran

  1. Ketika senin pagi begini meliha postingan staycation buat melek berangkat kerja.haha
    Duh makanannya pun khas Indonesia yah buat selera sekali.
    Aku pengen bubur sumsum nya, bagi donk.heheheh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: