Rencana Liburan ke Luar Negeri Bersama Anak

Rencana Liburan ke Luar Negeri Bersama Anak. Hati ini bergejolak ketika Mbak Uci “Gaya Ransel” berbagi info mendapat tiket pesawat ke Singapura hanya Rp1,5juta untuk berlima. Wow, kok bisa?! Gini kan saya juga ingin liburan keluarga ke negara tetangga. Ya itung-itung buat memakai paspor baru setelah paspor yang lama rusak terkena tumpahan air. Biar ga rugi antri lama di imigrasi. Haha!

Berburu tiket promo sudah biasa saya lakukan bertahun-tahun lalu, tepatnya sebelum memiliki anak. Setiap low cost carrier berlogo merah mengadakan promo free seat, saya sudah menyiapkan sederet rencana liburan. Terkadang saya menggunakan situs pendukung untuk mencari tiket termurah. E-mail saya pun penuh dengan newsletter dari situs-situs traveling tersebut.

Namun, setelah melahirkan saya sangat jarang membuka situs di atas. Tahan napas dahulu deh dari dunia traveling yang jauh-jauh. Hal ini rupanya juga dialami oleh beberapa teman. Seperti komentar mereka ketika saya membuat penghargaan ala – ala di blog sebelah, salah satunya dengan kategori “Ter-butuh piknik”. Buibu butuh piknik, kakak…

Namun, berkat “senggolan” Mbak Uci tentang tiket murah, saya jadi tergerak hunting tiket promo untuk liburan keluarga tahun ini. Sebelum hunting, saya intip tabungan liburan dari hasil ngeblog. Bismillah, cukup buat beli tiket pesawat PP. Akomodasi dan lainnya, nabung lagi dari jualan rice cooker dan (semoga) menang lomba blog.

Beli juga: Rice Cooker Berkualitas TOP

liburan ke luar negeri bersama anak
view from the top of Batu Caves, Malaysia

Nyaman Liburan ke Luar Negeri Bersama Anak

Ketika menyusun rencana berlibur ke luar negeri, saya mempertimbangkan hal-hal berikut supaya liburan tetap nyaman dan happy:

  1. Rencana liburan keluarga tahun ini saya memilih negara tetangga yang dekat saja dan ramah anak. Belum pernah membawa anak berlibur jauh jadi mau coba yang dekat dulu lah. Pilihan jatuh pada Singapura, Malaysia, atau Thailand. Syukur-syukur bisa nge-trip langsung tiga negara seperti saat Mayday Project.
  2. Untuk rencana perjalanan, saya pernah membuatnya pada 2016 lalu. Rencana liburan bersama balita ke Malaysia ini masuk akal dijalankan dengan budget minim karena objek wisata yang dikunjungi kebanyakan gratis. Liburan bersama anak juga ga bisa ke banyak tempat. Harus lebih santai supaya mood anak terjaga. Pilih juga objek wisata yang kids-friendly.
  3. Memilih penginapan yang nyaman dan terjangkau. Kami tidak bisa menginap di hostel karena membawa balita. Syukurlah sudah banyak budget hotel yang sangat terjangkau.
  4. Membawa barang bawaan sepraktis mungkin karena bakal bawa peralatan anak segambreng termasuk stroller lipat yang mudah dibawa dan gendongan. Perlu juga membawa mainan atau buku untuk hiburan anak selama perjalanan.
  5. Menyiapkan bekal makanan kesukaan anak untuk berjaga-jaga tidak ada menu yang cocok. Teman saya pernah membawa s*ri roti saat berlibur ke Singapura karena anaknya sangat suka roti merek itu.
  6. Sounding ke anak mengenai liburan tersebut yang durasi naik pesawatnya lebih lama dan berkunjung ke tempat-tempat baru. Ini akan menjadi pengalaman SID pertama kali berinteraksi dengan banyak orang asing dengan bahasa selain bahasa Indonesia.

Itulah rencana berlibur kami menggunakan paspor baru di tahun 2018. Semoga segera mendapat tiket murah supaya impian bertahun-tahun ini terwujud. Hohoho. Kalau kamu, rencana berlibur kemana tahun ini?

*

#ODOPJanuari2018 hari ke-4

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Author: helenamantra

Love to share stories on helenamantra.com and myfoottrip.com

4 Thoughts

  1. waahh, seru mbak bacanya, jadi buru – buru ngecek website si maskapai merah nan murah ini 😀 anyway,sharenya keren mbak. semoga bisa mengikuti jalan – jalan ke luar negeri sama anak 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *