My Foottrip

Helena's journey to here and there

Pockit, Stroller Lipat Cocok Untuk Liburan

image

Akhir 2015 kami sekeluarga berlibur di Jakarta dan sekitarnya. Kalau saya pergi tentunya sepaket dengan si baby syalala yang kini berusia 8 bulan. Dia sudah tumbuh besar dan berat, ga kebayang deh harus sering gendong. Mau liburan santai bisa berakhir dengan encok pegal linu. Paling enak sih bawa kereta bayi/stroller, bayi nyaman duduk melihat pemandangan, saya juga enteng mendorong. Beruntunglah ada stroller Pockit di rumah yang mudah dilipat dan siap dibawa berpetualang.

stroller-pockit-foottrip-2-ConvertImage

Melamun di atas Stroller Pockit

Umumnya kereta bayi memiliki berat lebih dari 5 kg dan kalau dilipat ukurannya besar. Ini nih istimewanya Pockit, bila dilipat ukurannya hanya 38x19x33 cm. Benar-benar compact dan ringkas. Saat melihat video cara membuka Pockit, saya ulang berkali-kali karena takjub. Kok bisa sih gitu aja, gampang banget. Dengan ukuran ini saya bisa dengan mudah menggendong bayi sambil menjinjing Pockit yang beratnya sekitar 4,5 kg saat masuk pesawat. Stroller juga saya simpan di bagasi kabin. Turun pesawat, tinggal dibuka dengan mudah.

Meski tampak ringkih, kereta bayi ini kuat menahan beban hingga 15 kg. Dibanding beberapa stroller yang pernah saya lirik kalau ketemu di mall, kursinya termasuk tinggi sehingga eye-level pandangan bayi lebih luas (tidak hanya melihat kaki-kaki orang). Ada sun shade juga untuk melindungi dari panas matahari bila arah stroller membelakangi matahari. Selain itu, saya suka sabuk pengamannya yang mudah dipasang dan dilepas dengan satu kali tekan. Oh ya, di bagian bawah ada kantong, biasanya saya pakai untuk menyimpan kotak makanan, tisu, HP, dompet, eh..malas bawa tas sendiri.

stroller pockit foottrip (4)

Sabuk pengaman yang aman

Sayangnya Pockit hanya bisa satu posisi yaitu posisi duduk karena ditujukan untuk bayi usia 6 bulan ke atas. Andai ada posisi agak rebahan supaya bayi lebih nyaman saat ketiduran di stroller. Rodanya kecil jadi harus pilih-pilih saat melewati jalan berpaving atau yang tidak rata. Sebenarnya cara melipat Pockit mudah untuk orang dengan tinggi di atas 160 cm. Berhubung tinggi badan saya minimalis, saya butuh tembok atau trotoar untuk pijakan sambil melipat stroller ini.

image

Secara keseluruhan saya suka stroller ini. Kalau dari tampang si baby, dia nyaman duduk sambil tengok sana-sini. Stroller merek Coco Latte dengan seri Pockit ini sudah ada 3 generasi. Model terbaru ada jaring di bagian punggung kursi supaya bayi tidak kepanasan, semriwing gitu. Mungkin karena masih baru banget, generasi ketiga ini sulit didapat padahal ini idaman saya, apalagi sepaket dengan ranselnya.

 

stroller-pockit-foottrip-31-ConvertImage

his little feet

Catatan: Ada 2 Pockit yang anak saya gunakan. Keduanya generasi kedua atau tipe CL-688. Mengapa? Karena yang satunya sewa. Sebelum membeli, saya mencoba dahulu fungsi stroller ini.

« »

© 2017 My Foottrip. Theme by Anders Norén.

%d bloggers like this: