fly | measure | winner | supporter

fly | measure | winner | supporter

Kapan terakhir kali dipanggil ke atas panggung untuk menerima piala dan medali hasil dari menang suatu kompetisi? Adrenalin dan ego terpacu menjadi yang terbaik diantara para peserta. Mengukur kekuatan diri dan menilai kehebatan lawan untuk ditaklukkan. Keringat dingin, perut mules, dan segala demam panggung menunggu perlombaan dimulai. Memecah konsentrasi lawan supaya membuat kekeliruan.
Inilah yang saya dapati saat Kejurda Paralayang Sulawesi Tengah 2013 yang berlangsung 16-17 Maret 2013 di Desa Sibedi, Kab. Sigi, Sulteng. Pertama kali saya menyaksikan kompetisi salah satu aero sport terkenal di Sulteng, paralayang alias paragliding. Merangkap jadi panitia dadakan, pencatat skor, suporter, dan fotografer memberikan pengalaman mengasyikkan.
Lomba kali ini mengenai akurasi ketepatan mendarat. Ada titik target pendaratan yang ditandai dengan lingkaran putih di tengah dan dikelilingi beberapa lingkaran besar. Semakin dekat mendarat di titik pusat maka poin semakin kecil. Pemenangnya adalah peserta dengan poin terkecil. Masing-masing diberi kesempatan terbang 5x atau disebut sorti. Bagi yang mendarat di luar lingkaran terbesar mendapat poin 500. Perlu diperhatikan mendaratnya harus kaki dahulu yang menyentuh lingkaran. Bila harness yang terlebih dahulu menyentuh tanah maka dianggap gagal dan mendapat poin 500.
Satu-satunya peserta yang berhasil mendarat tepat di target adalah Asgaf, wakil dari Donggala. Beberapa peserta juga berhasil mendarat di dalam lingkaran meski tidak tepat di titik nol. Dan banyak peserta mendarat di tempat yang jauh dari target. Ada yang kena pohon, nabrak kandang kambing, nyangkut di semak-semak, turun di ladang jagung, sampai ada yang terpaksa landing di dekat kuburan karena anginnya terlalu kencang.

Asgaf, the winner of Kejurda Paralayang Sulteng 2013

Asgaf, the winner of Kejurda Paralayang Sulteng 2013

Bangga dan haru melihat perjuangan mereka, para atlet dan calon atlet Indonesia. Semoga event Kejurda ini menjadi titik awal mereka untuk lebih serius berlatih menghadapi  pertandingan-pertandingan selanjutnya di tingkat nasional maupun dunia. Suatu kehormatan Mei-Juni 2013 ini Sulteng menjadi tuan rumah untuk World cup of Paragliding. Indonesia sebagai salah satu negara unggulan semoga dapat bertanding dengan maksimal dengan tetap menjunjung fair play.

Keep calm and fly high, baby!

@helenamantra

there is me inside this banner

there is me inside this banner