Ketan Susu Kemayoran yang Selalu Ramai Pengunjung

Ketan Susu Kemayoran yang Selalu Ramai Pengunjung

Ketan Susu Kemayoran, nama ini saya lihat pertama kali di akun instagram salah satu calon gubenur DKI Jakarta. Bukan bermaksud kampanye, foto tersebut membuat saya penasaran. Saya sebagai penikmat ketan alias ketan mania tentu ingin mencoba kedai ketan susu yang didatangi oleh tokoh semahsyur beliau.

Ketan Susu Kemayoran, kuliner Jakarta yang patut dicoba


Hasil cek di Maps, Ketan Susu Kemayoran letaknya tak jauh dari Best Western Plus Kemayoran dan JI Expo. Okelah dekat dari rumah jadi ga perlu bermacet ria.

Ketan Susu Kemayoran
Jalan Kemayoran Gempol No.18, Kebon Kosong, Kemayoran, RT.11/RW.8, Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10630, Indonesia

Berbekal Maps, saya dan keluarga meluncur ke sana. Sampai di seberang Lenggang Jakarta, kami memperhatikan bagian kiri jalan sambil mencari tulisan “Ketan Susu”. Hampir sampai di pertigaan jalan kami menemukan kedai kecil di dalam gang yang ramai pengunjung. Petugas parkir dengan sigap mengarahkan motor kami untuk diparkir di pinggir jalan.

Baca juga: Snow Party, Cara Istimewa Mengisi Malam Pergantian Tahun di Jakarta

“Lho, ini tho Ketan Susu Kemayoran yang tersohor itu?”, batin saya. Tempatnya kecil seperti warung biasa. Bangku panjang berjejer di depan kedai juga di jalan masuk gang. Semuanya penuh pengunjung. Kami menunggu sebentar pembeli yang selesai makan supaya dapat tempat duduk.

Menu yang disajikan di sini sederhana. Sesuai namanya, menu utamanya yaitu ketan susu. Sepiring kecil ketan ditaburi parutan kelapa lalu diberi susu kental manis dihargai Rp4.000,-. Ketan manis ini makin mantab dimakan dengan gorengan gurih seperti tempe goreng, singkong goreng, dan pisang goreng. Gorengan ini hanya Rp1.000,- per potong. Untuk minumnya saya memilih teh manis hangat, Rp2.000,-. Ada juga es teh manis dan kopi.

Ketan susu, gorengan, dan teh hangat. Cemilan murah meriah

[Update] Rasanya menurut saya ya rasa ketan. *Review macem apa ini, hahaha* Tapi ya emang sih ketan diberi susu kental manis jadi gurih dan manis. Enaknya si ketan ga kering jadi ga bikin seret. Kalau gorengannya saya suka tempe. Pernah coba yang singkong tapi sudah dingin jadi kurang pas di lidah.

Saat itu waktu menunjukkan pukul 8 malam. Minimnya penerangan di sekitar kedai membuat suasana makan kurang nyaman. Tetapi nampaknya tamu ketan susu masih berdatangan silih berganti. Rupanya kedai ini buka selama 24 jam.

*

Lama berselang, kesempatan itu datang lagi. Saat itu kami mampir ke Ketan Susu Kemayoran di siang hari. Lagi-lagi kondisinya sama. Ramai! Nampak pegawai berseragam mengisi jam makan siang dengan ngemil di sini.

Kondisi yang terang benderang seperti ini membuat saya lebih leluasa melihat dengan seksama kedai tersebut. Nampak deretan tempe mentah di atas rak sepanjang dinding kedai. Di bagian belakang ada wajan besar yang sedang digunakan menggoreng berbagai macam gorengan. Terdapat ruang terpisah di belakang kedai berisi tumpukan karung putih, entah isinya apa. Di sana ada butiran kelapa yang siap diparut sebagai topping ketan susu. Awalnya saya pikir ruangan tersebut berbeda pemilik, ternyata itu adalah gudang penyimpanan kedai. Wow, kedai sederhana ini memiliki gudang sebesar setengah kedai untuk menampung bahan-bahan masakan.

Duo bapak yang shift jaga hari itu

Dari segi tempat, ya beginilah warung. Ada lalat berseliweran dan asap rokok para pengunjung yang didominasi lelaki. Jika dirasa kurang nyaman, kita bisa take away alias membungkus ketan untuk dibawa pulang.

Baca juga: Launching Masakan Khas Indonesia oleh Chef Marinka di Hotel Aryaduta

Dua kali menikmati ketan susu di sini, saya pun memutuskan bahwa tidak ada waktu tertentu yang tepat untuk makan ketan. Makanan ini bisa dinikmati kapan saja. Kedai yang buka 24 jam membuat Ketan Susu Kemayoran menjadi tempat makan sekaligus nongkrong yang tepat.

11 thoughts on “Ketan Susu Kemayoran yang Selalu Ramai Pengunjung

  1. Enak tak ketannya? Kayaknya aku belum baca kesanmu mencicipi rasa ketan susu di sini wkwkw. Dibandingkan ketan di sini lebih enak yang di sini atau di mana. Hanya kesan melihat pengunjung dan suasana sekitar warung. Aku ketan mania juga. Gak pernah bosen makan ketan.

  2. Kayaknya tansu kemayoran ini memang populer dan favorit semua orang ya Kak. Seumur-umur tinggal di sekitaran Jakarta belum pernah nih nyobain. Hahahaha… Nanti cobain deh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: