City of Digital Lights in i-City

City of Digital Lights in i-City

Oh lampu warna warni di i-City
serasa mau peluk lampu-lampu

I-City mengingatkan saya akan Batu Night Spectacular di Batu, Jawa Timur. Kalau di BNS berbagai bentuk lampion cantik, di I-City dipenuhi lampu berwarna warni. Letaknya di Shah Alam, ibukota state Selangor sekitar 30-45 menit dari Kuala Lumpur. Tempat ini berupa taman yang luas dan buka sepanjang hari. Totally free to get around and take hundreds of pics. Atraksi utamanya berupa taman dengan lampu gemerlap, so best time to visit tentunya saat malam. They call it City of Digital Lights.

i-City map
i-City map

Ada wahana-wahana berbayar seperti giant ferris wheel setinggi 100 meter, Spacewalk, Double Decker, Pirate Ship, Super Swing, Bumper Cars, Circus Travel, Happy Train, Castle Mania, Mini Bee Spinner, dan salju! Yes, ada salju di negara tropis ini. Arenanya bernama Snowalk. Untuk masuk ke sini pengunjung membayar RM 25 – 35. Di dalamnya ada berbagai patung es dalam ruangan super dingin. Setiap pengunjung dipinjami jaket supaya tidak menggigil di dalam. Berhubung saya pernah ke arena serupa di Surabaya, jadi tidak mencoba masuk Snowalk.

Berkunjung ke city of digital lights mengingatkan saya akan tempat tinggal saya yang rajin mati lampu. Kota yang dikenal sebagai ibukota Sulawesi Tengah hampir tiap hari terjadi blackout. Teringat juga pulau kecil bernama Wakai, Kadidiri, dan Pangempa di Kepulauan Togean yang listriknya hanya ada saat malam hari. Miris, sangat berbeda dengan i-City yang ibaratnya listrik dibuang – buang untuk menyalakan LED lights sebanyak itu. Semoga Indonesia cepat berbenah dan bisa menyediakan listrik, hal kecil namun sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Btw tulisan ini random banget antara keceriaan di i-City dan “Earth Hour” di Indonesia. Punten pemirsaaaa

@helenamantra

2 thoughts on “City of Digital Lights in i-City

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: