Browsed by
Category: Tips

Mengapa Harus Mudik?

Mengapa Harus Mudik?

Mudik bukanlah sekadar tradisi tahunan. Ada nilai penting mengapa saya (kita) harus mudik. Hal ini yang menggerakkan saya selama ini untuk tetap mudik dalam berbagai kondisi.

Perjalanan mudik bagi sebagian orang tidaklah mudah. Butuh persiapan materi, fisik, dan mental. Ketika merantau ke Sulawesi, saya harus menyisihkan budget tahunan untuk tiket pesawat saat Lebaran. Harga tiketnya bisa naik 2 kali lipat dari harga normal. Saat itu saya masih sendiri sehingga uang THR cukup menutupi biaya tiket mudik. Berbeda dengan teman saya yang telah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Ia tidak bisa setiap tahun mudik ke Medan. Tiket pesawat Palu-Medan PP di musim liburan bisa mencapai 6juta per orang. Terbayang ia harus menyiapkan 24juta untuk tiket saja. Belum oleh-oleh, angpao, dan kebutuhan selama liburan. Ia benar-benar berhitung sebelum memutuskan mudik.

Read More Read More

Ini Dia Souvenir Khas Indonesia yang Berkualitas Tinggi

Ini Dia Souvenir Khas Indonesia yang Berkualitas Tinggi

Sulawesi Tengah memiliki kekayaan alam yang indah, dari laut hingga gunung. Hal ini menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Ketika saya tinggal di sana, beberapa kali kost-an saya kedatangan teman yang sedang berwisata. Saya ingin memberikan kenang-kenangan supaya mereka selalu ingat keindahan Sulawesi Tengah. Tetapi saya kesulitan mencari toko souvenir khas Sulteng. Dulu pernah ada tetapi sudah tutup. Maka, saya mencetak kartu pos bergambar pemandangan di Sulteng untuk dibagikan ke tamu yang datang maupun ke teman-teman yang belum pernah ke sana dengan harapan supaya mereka tertarik berkunjung setelah melihat keindahan wisata di Sulteng.

Berbeda dengan daerah yang pariwisatanya maju seperti Bali dan Jogja. Toko penjual souvenir sangat mudah ditemui. Begitu juga ketika di Singapura. Sepanjang area Chinatown dipenuhi toko yang menjual berbagai pernak-pernik khas Singapura. Gantungan kunci, magnet kulkas, atau piring pajangan bergambar Merlion menarik untuk dibuat oleh-oleh.

Membawa oleh-oleh sudah menjadi budaya orang Indonesia. Belum lengkap rasanya liburan tanpa membawa pulang oleh-oleh. Masalahnya, cinderamata khas suatu daerah terkadang sulit didapatkan saat berlibur di dalam negeri. Kalaupun ada, kualitasnya kurang oke atau modelnya cenderung monoton.

Masalah ini rupanya menjadi perhatian Christman Desanto Goesar, Komisaris PT. Goesar Trading Persada (GTP), yang ingin mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia. Pada 16 Mei 2017 di Raramapa A Manadonese Culinary, Jakarta, perusahaan tersebut memperkenalkan Goesar Tourist Souvenir (GTS).

Read More Read More

Keliling Ancol Gratis Naik Bus Wara-Wiri

Keliling Ancol Gratis Naik Bus Wara-Wiri

Letak Taman Impian Jaya Ancol tidak terlalu jauh dari rumah. Tapi mikir mau ke sana bakal jadi liburan mahal. Bayangin aja berapa tiket masuk Seaworld, Dufan, Atlantis, Gondola, dan wahana seru lainnya. Saat saya kuliah dulu masih merasakan tiket masuk Ancol hanya 10ribu rupiah. Dufan juga ada promo 80ribu rupiah. Hiburan banget buat mahasiswi perantau macem saya dan teman-teman.

Aih, pikiran saya ini akibat kurang update alias kudet. Liburan ke Ancol bisa menjadi alternatif liburan dengan budget terjangkau. Buat keluarga dengan balita seperti keluarga kami, berlibur ke Ancol bisa hemat, lho. Caranya… baca di bawah ini ya.

Read More Read More

Akhir Pekan Istimewa dengan Travelio, Serasa Menginap di Apartemen Milik Sendiri

Akhir Pekan Istimewa dengan Travelio, Serasa Menginap di Apartemen Milik Sendiri

Sewa apartemen melalui Travelio itu mudah, harganya terjangkau, lebih hemat dengan tempat strategis.”

Travelio – Serasa menginap di apartemen milik sendiri

Saat liburan dengan keluarga, salah satu yang jadi pertimbangan adalah akomodasi. Mau menginap di mana? Satu kamar hotel cuma bisa 2 orang dewasa. Ditambah 2 anak sepertinya bakal rebutan kasur. Kalau sewa 2 kamar, biaya membengkak dong. Pertimbangan ini yang membuat saya dan keluarga memilih menginap di apartemen untuk staycation kali ini.

Minggu lalu ibu saya (Mbah Ummi) datang menjenguk cucu. Sebagai anak yang baik *ehm* saya ingin mengajak ibu staycation. Karena kami berempat, 3 dewasa dan 1 anak, menginap di hotel kurang sesuai. Kasur ga cukup dan bakal ada yang berkorban tidur di sofa. Ga nyaman, kan. Saya pun mencari property yang bisa disewa harian melalui Travelio.

Read More Read More

Dibayar untuk Liburan, Siapa yang Tak Ingin Jadi Travel Blogger? (Bagian 2)

Dibayar untuk Liburan, Siapa yang Tak Ingin Jadi Travel Blogger? (Bagian 2)

Saat memulai nge-blog, Marishcka Prudence belum terpikir menulis tentang traveling. Ia masih menulis curhatan galau. Pada 2012, ia memutuskan keluar dari pekerjaannya di TV swasta dan menjadi full time blogger.

Blog yang ia bangun sekarang termasuk travel blog Indonesia yang terkenal. Ia pun mendapat penghasilan dari hobi menulisnya itu. Saya sungkan nanya rate card Prue. Namun ia memberi bocoran penghasilan seorang American Blogger Mario Lavanderia “Perez Hilton” bisa mencapai $200.000 – $400.000 per bulan!

Dibayarin jalan-jalan dan gratis nginep di resort mewah. Enaknya jadi travel blogger. (pic: instagram @marischkaprue)

Read More Read More

Dibayar untuk Liburan, Siapa yang Tak Ingin Jadi Travel Blogger? (Bagian 1)

Dibayar untuk Liburan, Siapa yang Tak Ingin Jadi Travel Blogger? (Bagian 1)

Melihat para travel blogger seperti Marischka Prudence, Fahmi Anhar, Wira Nurmansyah, Danan Wahyu, Dua Ransel, juga Alm. Cumi Mz Toro yang kerjanya liburan melulu membuat saya mupeng. Waktu itu saya masih berstatus sebagai pekerja kantoran. Tiap hari saya berhadapan dengan komputer dan file-file sementara mereka bisa jalan-jalan ke pantai, gunung, bahkan luar negeri secara cuma-cuma. Enak banget liburan dibayarin! Travel blogger menjadi impian saya saat itu.

Setelah menekuni dunia blogging, saya menyadari travel blogger tidak sekadar jalan-jalan lalu eksis di media sosial. Mereka bekerja dengan target-target tertentu. Untuk menjadi travel blogger yang nge-hitz dengan pageview tinggi dan followers puluhan ribu butuh usaha keras. Ga percaya? Ini nih tips menjadi travel blogger dari Marischka Prudence dalam #ArisanIlmuKEB pekan lalu di fX Sudirman.

Konsumsi yang dibawa emak-emak peserta Arisan Ilmu KEB banyaaak. Kenyang!

Read More Read More

Mengulik Rahasia di Balik Kerenyahan Fried Chicken di Diva Boga Cooking Demo

Mengulik Rahasia di Balik Kerenyahan Fried Chicken di Diva Boga Cooking Demo

Sebel deh saat membuat ayam goreng tepung (fried chicken) hasilnya ga se-kriuk fast food Pak Jenggot atau eM kuning. Kulitnya kurang menarik, rasa daging ayamnya ga meresap, kadang susah digigit karena alot (keras). Kalau beli ke fast food itu terus-terusan, bisa tekor. Kan harus hidup hemat namun perut tetap kenyang. Hehehe.

Chef sedang mendemokan resep menggunakan produk Diva Boga

Anak suka banget makan ayam. Kalau bisa membuat sendiri di rumah, lebih hemat dan sehat (di kantong), kan. Saya makin penasaran dengan resep rahasia fried chicken yang secara tampilan menggoda selera dan bumbunya gurih meresap. Di cooking demo yang diadakan Diva Boga, rahasia di balik kerenyahan fried chicken diungkap. Sst…buat kita-kita aja ya infonya.

Read More Read More

Cara Refund Tiket Lewat Aplikasi Traveloka

Cara Refund Tiket Lewat Aplikasi Traveloka

Saya punya kebiasaan membeli tiket pesawat jauh-jauh hari supaya mendapat harga murah. Memang ada risiko kalau batal bisa hangus atau kepotong biaya refund yang gede. Tapi…ada kepuasan gitu saat sukses berburu tiket promo. Hehehe…

Kalau ngomongin batal terbang sih udah beberapa kali (jangan dicontoh ya). Banyak faktornya. Bisa karena saya ga dapat izin, rutenya tutup, atau mendadak ada tugas penting. Sediiih harus merelakan tiket ini. Apalagi tiket promo umumnya non-refundable. Eh kecuali karena alasan dari pihak maskapai seperti rute yang tutup (karena ga laku) jadi dapat full refund. Tapi gimana dong? Kan udah pesen hotel juga ngelembur bikin list tempat wisata. Hiks!

Ah sudahlah. Kali ini saya mau cerita tentang refund karena penumpang batal berangkat. Ceritanya kami mau pergi ber-4 ke Jakarta. Dalam 1 kode booking ada 4 orang kan. Trus mendadak banget, H-1 eh ga sampai 24 jam malah, salah satu dari kami batal terbang karena menjaga saudara yang sakit. Kebetulan saya pesan tiket lewat aplikasi Traveloka di smartphone karena gampang dan ada diskon (tetep ini yang utama, hahaha…).

Read More Read More

Rencana Liburan Hemat Bersama Balita ke Kuala Lumpur, Malaysia

Rencana Liburan Hemat Bersama Balita ke Kuala Lumpur, Malaysia

Rutinitas pekerjaan terkadang membuat bosan. Meski pekerjaan yang saya dan suami tekuni sekarang sesuai dengan pilihan, kejenuhan itu bisa muncul. Sesekali kami butuh quality time, sejenak melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan. Selain itu Sid, anak kami yang berusia 1,5 tahun, sudah saatnya diajak mengenal dunia lebih luas dengan traveling.

traveling-hemat-bersama-zen-rooms-helenamantra

 

Saya pun mengutarakan rencana liburan ke suami. Tak perlu jauh-jauh mengingat tabungan juga belum banyak. Kami memilih Kuala Lumpur (KL), ibukota Malaysia, untuk liburan keluarga pertama kali ke luar negeri. Waktu yang kami rencanakan saat Chinese New Year, 27-29 Januari 2017. Kami ingin menikmati kemeriahan Imlek di sana.

Selain dari segi jarak, biaya hidup di Kuala Lumpur mirip dengan Jakarta. Bahasa Melayu yang digunakan juga mirip dengan Bahasa Indonesia. Waktu tempuh dari Jakarta ke KL sekitar 2 jam, tidak terlalu lama. Saya khawatir Sid akan bosan di pesawat bila jaraknya terlalu jauh.

Sebagai persiapan, saya membuat rencana perjalanan (itinerary) lengkap dengan anggaran biaya (budget). Waktu liburan yang masih 3 bulan lagi memberikan kesempatan bagi kami untuk menambah tabungan dana liburan. Beruntungnya saya masih menyimpan detail perjalanan saat ke KL beberapa tahun lalu. Kalau dahulu saya solo traveling sehingga lebih fleksibel menentukan tujuan, kali ini pergi membawa balita. Saya pun menyesuaikan tempo perjalanan dan tempat yang dikunjungi.

Read More Read More

Selusin Pelajaran Hidup dari The Amazing Race

Selusin Pelajaran Hidup dari The Amazing Race

Selamat datang di MyFoottrip.com!

Foottrip yang dulu masih nebeng di WordPress kini udah sewa rumah sendiri alias self-hosted. Alhamdulillah. Belum merapikan rumah dengan hiasan ini itu tapi mau share artikel dulu ya. Saya mau cerita tentang TV game show favorit yaitu The Amazing Race.

The Amazing Race
The Amazing Race (pic: cbsstatic)

13 Oktober (yes, it’s today!) The Amazing Race Asia 2016 (TARA) bakal tayang perdana. Ga sabar deh buat nonton gimana serunya 11 tim dari Asia, termasuk 2 tim dari Indonesia, berlomba keliling dunia untuk memperebutkan hadiah $100.000. Banyaaak!

TARA ini jarang banget ada, ga setiap tahun seperti The Amazing Race (U.S. version). Waktu buka pendaftaran TARA sekitar bulan Juli, saya ingin banget ikut tapi ga bisa nyetir mobil, takut disuruh makan yang aneh-aneh, dan yang paling penting ga tega ninggalin anak *problematika emak-emak*. Yaudah deh duduk manis nunggu tayangannya aja.

By the way, The Amazing Race ini lomba keliling dunia oleh beberapa tim yang tiap timnya terdiri dari 2 orang. The Amazing Race versi U.S. tujuan negaranya sampai ke 5 benua, lebih banyak dibanding TARA. Mungkin karena apply Visa-nya lebih gampang dibanding pemegang paspor dari negara di Asia. Di tiap negara, mereka mengerjakan tantangan yang khas daerah tersebut supaya mendapat petunjuk ke arah pit stop. Tim pertama yang sampai di pit stop biasanya dapat hadiah liburan mewah dari Travelocity atau ada juga hadiah mobil! Tim terakhir yang datang kemungkinan akan tereliminasi. Di babak final, akan ada 3 tim yang berlomba menuju garis finish untuk dinobatkan sebagai The Winner of The Amazing Race dan memenangkan US$ 1.000.000,- *sambil ditepokin para peserta yang sebelumnya udah eliminasi*

Read More Read More