Browsed by
Category: Barisan Katakata

Cara Menghilangkan Jamur dan Lumut di Blog

Cara Menghilangkan Jamur dan Lumut di Blog

Tempo hari saya mendapat e-mail bahwa domain Myfoottrip.com akan habis dalam dua bulan ke depan. What? Begitu cepat waktu berlalu, hampir setahun blog ini menjadi TLD. Niatnya sih mengubah blog ini menjadi dot com supaya makin semangat mengisi rumah maya ini tapi nyatanya masih angot-angotan. Dalam sebulan kadang hanya satu artikel. Lama-lama blog ini lumutan dan jamuran. Sepertinya saya butuh suntikan energi dari luar.

Read More Read More

Refleksi Diri Saat Nonton Mars Met Venus Part Cewe

Refleksi Diri Saat Nonton Mars Met Venus Part Cewe

Kenapa sih cowo suka molor saat ketemuan? Saat pedekate perhatian banget. Setelah jadian malah lebih cuek. Kenapa juga cowo bisa main game berjam-jam ga jelas sama genknya? Kan mending nemenin cewenya. Penting mana sahabat atau pacar? Ah cowo emang sulit dimengerti!

Itu yang Mila pikirkan selama menjalin hubungan dengan Kelvin. Dunia cowo yang berbeda dari dunia cewe membuatnya sering ngambek dengan tingkah polah pacarnya. Padahal dari sudut pandang Kelvin, ia tidak bermaksud menyakiti hati Mila. Perbedaan pemahaman antara cowo dan cewe seringkali membuat miskomunikasi. Begitulah ketika cowo dari planet Mars bertemu cewe dari planet Venus di film terbaru dari MNC Pictures berjudul Mars Met Venus.

Read More Read More

Mengapa Harus Mudik?

Mengapa Harus Mudik?

Mudik bukanlah sekadar tradisi tahunan. Ada nilai penting mengapa saya (kita) harus mudik. Hal ini yang menggerakkan saya selama ini untuk tetap mudik dalam berbagai kondisi.

Perjalanan mudik bagi sebagian orang tidaklah mudah. Butuh persiapan materi, fisik, dan mental. Ketika merantau ke Sulawesi, saya harus menyisihkan budget tahunan untuk tiket pesawat saat Lebaran. Harga tiketnya bisa naik 2 kali lipat dari harga normal. Saat itu saya masih sendiri sehingga uang THR cukup menutupi biaya tiket mudik. Berbeda dengan teman saya yang telah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Ia tidak bisa setiap tahun mudik ke Medan. Tiket pesawat Palu-Medan PP di musim liburan bisa mencapai 6juta per orang. Terbayang ia harus menyiapkan 24juta untuk tiket saja. Belum oleh-oleh, angpao, dan kebutuhan selama liburan. Ia benar-benar berhitung sebelum memutuskan mudik.

Read More Read More

Cara Refund Tiket Lewat Aplikasi Traveloka

Cara Refund Tiket Lewat Aplikasi Traveloka

Saya punya kebiasaan membeli tiket pesawat jauh-jauh hari supaya mendapat harga murah. Memang ada risiko kalau batal bisa hangus atau kepotong biaya refund yang gede. Tapi…ada kepuasan gitu saat sukses berburu tiket promo. Hehehe…

Kalau ngomongin batal terbang sih udah beberapa kali (jangan dicontoh ya). Banyak faktornya. Bisa karena saya ga dapat izin, rutenya tutup, atau mendadak ada tugas penting. Sediiih harus merelakan tiket ini. Apalagi tiket promo umumnya non-refundable. Eh kecuali karena alasan dari pihak maskapai seperti rute yang tutup (karena ga laku) jadi dapat full refund. Tapi gimana dong? Kan udah pesen hotel juga ngelembur bikin list tempat wisata. Hiks!

Ah sudahlah. Kali ini saya mau cerita tentang refund karena penumpang batal berangkat. Ceritanya kami mau pergi ber-4 ke Jakarta. Dalam 1 kode booking ada 4 orang kan. Trus mendadak banget, H-1 eh ga sampai 24 jam malah, salah satu dari kami batal terbang karena menjaga saudara yang sakit. Kebetulan saya pesan tiket lewat aplikasi Traveloka di smartphone karena gampang dan ada diskon (tetep ini yang utama, hahaha…).

Read More Read More

Satu-Satunya Artikel di Majalah

Satu-Satunya Artikel di Majalah

Beberapa hari lalu Path mengingatkan memory tahun 2013. Sebuah foto yang di-tag teman menunjukkan nama saya tertera di majalah internal kantor. Itulah pertama kalinya artikel saya dimuat di majalah (sampai saat ini belum nambah lagi, heuuu). Betapa bangga dan tidak percaya ternyata tulisan saya yang masih hijau bisa lulus sensor dari Bu editor. Terlebih lagi tujuan saya menulis untuk mengobati luka hati.

artikel helenamantra.jpg
Hore masuk majalah (tapi banyak typo)

Read More Read More

Belajar dari Ahlinya di Fun Blogging 7 Surabaya

Belajar dari Ahlinya di Fun Blogging 7 Surabaya

funblogging 1Keresahan yang sering muncul setiap mulai menulis di blog membuat aku jadi malas-malasan untuk update blog. Khawatir apakah isinya sudah bagus dan menarik untuk orang lain, tata bahasanya, mengapa blog ini sepi seperti kuburan, dst. Buat mengurangi kegelisahanku ini, aku diajak supermom-blogger-traveler mbak Nurul NOE untuk ikut Fun Blogging 7 di Surabaya. Tema yang diangkat sesuai dengan yang aku butuhkan “Dari Hobi Menjadi Profesi”.

Ruangan workshop penuh dengan peserta yang ternyata sebagian besar wanita, dari yang lagi hamil 8 bulan sampai yang bawa anak kesana-kemari. Ada 3 sesi dengan pembicara yang sudah punya segudang karya dan pengalaman. Sayangnya aku telat datang saat mbak Haya Aliya Zaki membahas “How To Write Good Content” di sesi 1 padahal itu penting sebagai dasar untuk sesi-sesi berikutnya. Nunggu kiriman materi deh. Berhubung aku datang pas banget waktu istirahat, sesi 1 ku pun berubah menjadi makan siang.

funblogging 2

Setelah kenyang dan ambil posisi paling wuenak di belakang, mbak Shinta Ries mengisi sesi 2 dengan berbagi tips untuk meningkatkan traffic website atau blog. Pastinya seneng dong kalau tulisan kita setelah tampil di blog kemudian banyak yang baca dan komentar sehingga blog menjadi aktif. Nah supaya tahu seberapa populer suatu blog, ada tools-nya seperti Alexa atau Domain Authority (DA). Alat itu dipasang di blog kemudian cek peringkat blog melalui website Alexa atau DA. Yang paling ajaib, ada Google Anaytics. Alat ini bisa melihat tren suatu website/blog. Dari jumlah traffic, negara asal pembaca, sampai gender yang suka baca tulisan kita. Hasil Google Analytics ini penting untuk perusahaan yang mau beriklan lewat blogger. Dari penjelasan mbak Shinta yang sebenarnya sangat teknis dan membuat pusing newbie seperti saya (ditambah lagi pertanyaan peserta lain yang sudah expert x_x), tools itu penting namun yang lebih super penting lagi adalah isi blog harus bermanfaat dan bagus. Jangan sampai membohongi pembaca dengan judul yang berbunga-bunga tapi isinya ga nyambung. Nah kan jadi makin menyesal ga ikut sesi 1 tentang menulis content.

Semakin sore biasanya peserta semakin tidak fokus, tapi yang ini beda. Mata jadi melek lebar lihat gambar uang di layar. Mbak Ani Bertha sukses membuat para peserta terpana dengan ceritanya mendulang rupiah dari blog, pakai blog gratisan pula. Sekali lagi “good content” memang wajib dimiliki. Kalau isi blognya bagus, traffic naik, tentu akan menarik pihak-pihak yang mau beriklan di blog kita. Pelajaran lain yang saya dapat, saat menulis..do with all your heart and mind, money will follow good work. Seperti kisah mba Ani yang awalnya jadi kontributor secara cuma-cuma namun dia tetap melakukannya karena tulisannya bermanfaat untuk orang lain. Apa yang kita tabur itu yang kita tuai, beliau mendapat job yang lebih besar sampai bisa ke tempat-tempat yang tidak pernah terpikir sebelumnya.

funblogging 3

Pulang dari acara ini aku membawa banyak PR untuk mengoptimalkan fungsi blog. Maunya segera dikerjakan saat acara tapi sinyal internet lemot. Harusnya pakai smartfren yang sudah 4G. Kalau pakai smartfren, bonus paket internetnya 12 GB bisa buat browsing sana-sini menambah skill, juga blog-walking dengan silaturahim ke blog lain tanpa perlu takut kehabisan kuota.

Kalau hal teknis tentang merawat dan membesarkan blog mungkin bisa dipelajari dari membaca artikel-artikel. Namun saya mendapat lebih dari itu selama workshop singkat ini. Attitude. Walau blog ini di dunia maya dan kita jarang langsung bertemu dengan para pembaca, blogger lain, pihak yang bekerja sama dengan kita, dst namun kita tetap harus bersikap baik sesuai etika. Profesional dalam mengerjakan project, etis dalam menulis, berkomentar, juga memilih project, tetap berhubungan baik dengan stakeholders, dan stay humble karena di atas langit masih ada langit. Dan itu saya lihat dalam sikap yang dimiliki 3 pembicara Fun Blogging 7 ini. Benar-benar acara yang berkesan bisa mendapat banyak kenalan blogger dan berbagi ilmu baru. Mengubah blog dari hobi menjadi profesi, go for it!

Kereta Kehidupan

Kereta Kehidupan

Ada satu keistimewaan saat naik kereta yang tidak didapat dari moda transportasi lainnya. Tidak becak, angkot, bis, bahkan pesawat. Hanya kereta yang dapat memberikan kejutan ini.

kereta lego
naik kereta api, tut..tut..tut..

Saat menggunakan kereta dari Jakarta ke Surabaya, kereta akan berhenti di beberapa stasiun untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Inilah saat yang mendebarkan bagi saya yang bepergian sendiri. Siapa yang akan duduk di sebelah saya selama perjalanan. Apakah dari stasiun awal atau stasiun selanjutnya? Atau kursi samping akan kosong hingga tiba di Surabaya?
Orang yang duduk di sebelah awalnya memang orang asing. Kita lah yang menentukan mau sekedar basa-basi atau cerita dapat berlanjut. Kita pun bisa memilih diam sepanjang perjalanan meski jadi canggung. Kadang saya lakukan kalau sangat mengantuk. Tak jarang pula saya membuka obrolan. Pertanyaan seperti mau kemana menjadi hal wajar. Dari iseng bertanya, topik dapat meluas ke pekerjaan, berita hangat, hobi hingga kehidupan pribadi. Begitulah bagaimana kereta mengubah kehidupan penumpangnya.
Saya percaya orang baik masih banyak namun tak ada salahnya waspada. Dari topik-topik yang dibahas terkadang timbul pertentangan atau pembatasan diri. Kita tidak bisa setuju ke semua orang kan. Keadaan seperti ini membuat saya tidak mau melanjutkan perbincangan dan memilih mengganti topik atau diam atau pergi ke lorong. Sekali lagi, ini istimewanya kereta. Saat ketidakcocokan timbul dengan penumpang sebelah, saya leluasa ke lorong atau gerbong lain atau ke restorasi. Kalau ada kursi kosong, duduk saja di situ.

Fenomena penumpang di samping ini mengingatkan saya akan kehidupan. Hidup ini bagaikan mengendarai kereta, dari titik lahir hingga akhir usia. Dalam perjalanan kita akan bertemu orang yang dekat dengan kita. Dari awal saling mengenal mempelajari sifat masing-masing.  Saat berinteraksi dalam keseharian, kita bisa sangat cocok dengan orang tersebut ataupun sebaliknya penuh konflik. Kita bisa mengambil keputusan bagaimana kelanjutan hubungan tersebut. Saat di tengah jalan tidak dicapai lagi kata sepakat, legawa lah untuk berpisah. Umur manusia pun rahasia. Penumpang di samping mungkin turun di stasiun lebih dahulu dari kita, pun sebaliknya.

Suatu waktu seorang pemuda duduk di samping saya. Kami berangkat dari stasiun yang sama dengan tujuan yang sama pula. Pembicaraan mengalir ke sana kemari dan makhluk asing ini menjadi teman seperjalanan yang menyenangkan. Saya tidak sepenuhnya setuju pada pendapatnya akan suatu hal, begitu pula dia. Namun ada kecocokan yang membuat kami berjalan dari satu topik ke topik lain. Pendidikan, politik, kesehatan, kesejahteraan, agama, cita-cita, sepertinya kami telah membahas kehidupan. Saat ini kereta masih melaju ke kota tujuan, perjalanan masih panjang, bersamanya ~

Ditulis di Udara Indonesia, 25 June 2014, 20.19
Helenamantra

P.S. : kagum dengan PT KAI yang telah berbenah meningkatkan pelayanan. Reservasi tiket mudah, kereta bersih, pegawai professional, semakin tepat waktu.

Perjalanan Spiritual

Perjalanan Spiritual

foottrip religiSatu hal yang membuat saya kembali bersemangat dalam perjalanan bila menemukan masjid atau mushola. Selain menunaikan kewajiban lima waktu, saya dapat merasakan segarnya air wudhu dan leyeh-leyeh sejenak dalam tempat ibadah.

Kalau perjalanan jauh di daerah Jawa, tempat ibadah ini mudah ditemukan. Apalagi tiap kota memiliki masjid besar yang biasa disebut masjid agung atau masjid jami’. Dengan interior megah dan nyaman, semakin betah saya ngadem di dalamnya. Kalaupun tidak ada, hampir di tiap SPBU pantura menyediakan fasilitas mushola. Sekedar singgah untuk beribadah pun tak apa, tidak harus mengisi BBM.

Hal ini berbeda saat saya di Sulawesi. Menempuh perjalanan ratusan kilometer melewati beberapa desa atau menembus semak-semak. Saat ada masjid atau mushola, hati ini luar biasa bersyukur. Tidak perlu tayamum dan solat di dalam kendaraan. Sambil beristirahat, saya tak lupa memotret papan nama tempat ibadah tersebut karena tercantum pula nama desanya. Foto itu sebagai kenangan: yeah I have been there! Meski ada masjid, tidak semuanya memiliki aliran air yang lancar. Ada satu tempat di mana listrik di daerah tersebut hanya ada saat malam sehingga pompa air tidak berfungsi. Jadilah penduduk desa tersebut mengambil wudhu di sungai belakang rumah. Di sungai itu pula mereka mandi dan buang air. Sudahlah jangan dibayangkan, airnya memang segar. Bismillah air wudhu ini bersih ya. Selain itu yang paling sering saya jumpai tidak tersedianya mukena atau alat solat untuk perempuan. Bersiaplah dengan mukena pribadi. Menurut penduduk setempat, kalau ada sumbangan mukena seringnya dibawa pulang oleh para jama’ah. Hmm..dianggap milik pribadi nih.

“Idealnya, pecinta alam itu lebih dekat dengan Sang Pencipta Alam” – Imamudin

Saat sekelompok teman saya yang sering mbolang hendak berkunjung ke Sulawesi, saya ingatkan mereka untuk tidak menginap di masjid. Demi menghemat biaya, masjid memang menjadi tujuan merebahkan diri. Acap kali saya temui masjid di Sulawesi tidak terbuka 24 jam. Setelah sholat isya pagar sudah dikunci dan menjelang sholat subuh pagar baru dibuka. Berbeda dengan di Jawa. Waktu kecil saya pernah mengikuti wisata religi bersama orang tua. Naik bis overland dari Jawa Timur ke Jawa Barat. Kalau tidak mendapat penginapan, kami tidur di masjid bersama rombongan lain. Saya ingat betul tidur di istiqlal, masjid termegah saat itu. Pernah pula saya dan tiga teman lainnya menginap di Pulau Beras Basah, Bontang. Awalnya kami berniat tidur di pinggir pantai beralaskan meja kayu. Syukurlah penjaga pulau berbaik hati mengizinkan kami menginap di mushola yang sedang dibangun. Bekas baliho memang tidak nyaman dijadikan alas tidur namun kami terlindung dari angin dingin bila tidur di pinggir pantai. Menurut tukang bangunan mushola, saya menjadi orang pertama yang sholat di mushola itu (siapa juga yang bakal sholat di tempat dengan banyak bahan bangunan kalau tidak kepepet, hehe).

Perasaan lega bisa tetap menjalankan ibadah di tengah perjalanan jauh memberikan rasa syukur tersendiri. Bahkan solat menjadi lebih khusyuk saat bisa beribadah di rumah Allah, apalagi kalau bisa berjama’ah dengan penduduk lokal. Saya memang belum pernah mengunjungi Ka’bah atau Masjid Nabawi namun setiap perjalanan ini seperti perjalanan spiritual untuk semakin mendekatkan diri pada Pencipta.

Liburan Mandiri di Singapura

Liburan Mandiri di Singapura

ImageNegara tetangga satu ini sangat ramah terhadap turis sehingga mudah untuk berwisata ke sana tanpa melalui agen tur. Berikut beberapa informasi sebagai sumber inspirasi sebelum anda dan keluarga berlibur ke Singapura:

  • Transportasi:

Sistem dan ragam transportasi di Singapura menjangkau sebagian besar wilayahnya. Tersedia bus, MRT, dan taksi sebagai pilihan. Gunakan EZ-Link atau Tourist Pass untuk memudahkan membayar bus dan MRT. Tempelkan kartu pada mesin saat masuk ke stasiun atau bus dan tempelkan lagi saat keluar supaya saldo terpotong sesuai tarif. Saya lebih memilih EZ-link karena masa berlakunya lama dan bila masih ada saldo dapat digunakan untuk kesempatan berikutnya atau dipinjamkan ke orang lain yang akan ke Singapura. Minimal deposit S$ 10 cukup untuk 3-4 hari pemakaian wajar (bergantung seberapa sering digunakan). Sedangkan tourist pass memang ditujukan untuk turis yang hanya 1-3 hari berada di Singapura. Selesai penggunaan, kartu dapat dikembalikan ke counter di stasiun MRT tertentu ataupun bandara.

Bila bepergian ke tempat yang tidak dijangkau oleh bus atau MRT, taksi dapat dijadikan alternatif pilihan. Perlu diingat maksimal penumpang sebanyak 4 orang dan masing-masing memakai sabuk pengaman. Bayarlah sesuai tarif secara tunai ataupun kartu debit/kredit. Tak perlu khawatir, uang kembalian hingga nol koma sekian dollar akan dikembalikan dengan tepat oleh supirnya. Terkadang tarif yang tertera di argometer berbeda dengan yang diminta supir, tanyakanlah selisih tersebut. Kemungkinan ada biaya tambahan, misalkan taksi dari bandara atau ERP (pada waktu tertentu bila melewati jalan tertentu tiap kendaraan dikenai tarif tambahan, efektif mengurangi kemacetan!)

Akses website gothere.com.sg atau unduh aplikasinya di Appstore sebagai penunjuk jalan dan transportasi termudah menuju tujuan. Sebagai panduan, bawalah peta Singapura yang tersedia gratis di bandara maupun tempat penginapan.

  • Penginapan:

Hotel, hostel, apartment, bed and breakfast, dan guesthouse tersebar di berbagai wilayah di Singapura. Sebagai bahan pertimbangan, anda dapat mencari perbandingan di situs agoda.com, booking.com, tripadvisor.com, airbnb.com, hostelworld.com, hostelbookers.com, dan situs-situs lainnya. Situs tersebut terkadang memberikan diskon dan fasilitas khusus (baca T&C dengan cermat), namun kadang pula dengan memesan langsung ke penginapan tujuan harganya dapat lebih murah atau mendapat fasilitas-fasilitas tertentu (diskon tempat wisata, Wi-Fi gratis, dll).

Bila bepergian dengan orang tua dan anak-anak, pertimbangkan penginapan yang memiliki lift di setiap lantainya. Sebagian apartment memiliki lift yang berhenti pada lantai-lantai tertentu (genap/ganjil) dan hostel sebagian besar tidak memiliki lift. Selain itu fasilitas sarapan pagi juga menjadi pertimbangan untuk menghemat pengeluaran. Umumnya sarapan yang tersedia berupa roti, selai, teh, dan kopi dengan jumlah melimpah. Kalau diperbolehkan, bungkuslah untuk bekal perjalanan.

Jika mencari hotel murah cobalah daerah Geylang. Malam hari daerah ini rawan karena termasuk “red district”, jadi pilihlah penginapan yang sekiranya dapat dipercaya dan dekat tempat ibadah.

Image

  •  Tempat Wisata:

(gunakan ‘go there’ untuk mengetahui cara terbaik ke tempat wisata berikut ini)

  • Merlion Park

Belum ke Singapura kalau belum berfoto dengan lambang ikan berkepala singa ini. Tempat ini tidak pernah sepi pengunjung. Cobalah berkunjung 2x, saat pagi dan malam untuk mendapatkan pemandangan yang berbeda.Di dekat Cavenagh bride sekitar Fullerton Hotel ada ice cream uncle yang khas di sini. Penjualnya dipanggil uncle (biasanya pria tua Tionghoa). Ice cream ini dipotong dan diletakkan di antara selembar roti atau wafer. Harganya S$ 1 – 1.20.

  • Sentosa Island

Cara murah ke Sentosa dari Vivo City dengan berjalan kaki, cukup membayar S$ 1 dan keluar dari Sentosa menggunakan kereta (masuk bayar, keluar gratis). Jika tidak banyak waktu, mampirlah untuk berfoto bersama bola dunia bertuliskan Universal di depan Universal Studio Singapore (USS).

  • Orchard Road dan Lucky Plaza

Barang-barang bermerek dan asli ada di mall sepanjang Orchard Rd. Kalau membeli oleh-oleh khas Singapura, di Lucky Plaza banyak toko souvenir dengan harga rata-rata 3 for S$ 10. Ice cream uncle ada pula di sini.

Image

  • Chinatown

Wisata kuliner, belanja oleh-oleh, penginapan murah ada di sini. Chinatown Heritage Center juga tersedia untuk mencari informasi tempat wisata di sekitar daerah ini. Menariknya ada tiga tempat ibadah yang berdekatan yaitu Jamae (Chulia) mosque, Sri Mariamman temple, dan Buddha tooth relic temple.

  • Mustafa Centre

Toko serba ada yang buka 24 jam. Cocok untuk mencari oleh-oleh maupun kebutuhan sehari-hari.

  • Bugis

Pusat oleh-oleh, penginapan dari hostel hingga hotel, dan wisata kuliner.

  • Singapore Science Centre

Seperti PPIPTEK di Taman Mini, Jakarta dan Petrosains di Petronas, Kuala Lumpur. Di sini pengunjung diajak bereksperimen dan terdapat penjelasan secara ilmiah. Selengkapnya saya bahas di tulisan selanjutnya ya.ImageTempat wisata di Singapura banyak sekali, ini hanya sebagian yang pernah saya kunjungi. Ayo ke sana lagi dan explore lokasi lainnya.

Semoga bermanfaat. Ada informasi tambahan?

 

Hore…Matahari di Palu Ada Dua!

Hore…Matahari di Palu Ada Dua!

matahari_palu (8)
Matahari nambah satu di Palu!!!

Terjawab sudah penyebab peningkatan suhu di Palu, mataharinya ada 2! Tepat hari ini, 5 Desember 2013 dibuka surga belanja baru di kota Palu. Matahari Departement Store membuka cabang ke sekian ratusnya di Palu, akhirnyaaa.

Sebagai orang yang kepo dan prihatin jadilah saya menengok grand opening tempat belanja di dalam Palu Grand Mall. Letaknya asik, di pinggir Teluk Palu. Meski sebagian besar bangunan masih dalam masa konstruksi, namun tidak menghambat gejolak masyarakat untuk cuci mata di Matahari. Sayangnya tempat parkir belum tersedia, jadi sebagian jalan dipakai untuk parkir mobil dan motor dan tentu saja berujung pada kemacetan di depan Taman Ria.

matahari_palu (5)
Selamat Datang

Banyak pengunjung yang memotret dengan background ucapan selamat datang, termasuk saya heheh. Wow, gerainya 2 lantai dengan layout yang cukup padat. Bagian bawah untuk kosmetik, sepatu, dan pakaian wanita. Sedangkan lantai 2 untuk pakaian pria dan anak-anak. Pengunjung sore itu belum terlalu padat namun ruangan terasa panas. Sepertinya saluran AC belum terpasang dengan baik. Wah bagaimana jadinya kalau akhir pekan atau menjelang natal?

matahari_palu (3)
Suasana di Dalam Pusat Perbelanjaan

Anyway, selamat atas dibukanya Matahari Departement Store di Palu. Ini bukan iklan, hanya tulisan pribadi sebagai bentuk luapan kegembiraan para perantau. Peace!

  • matahari_palu (11)Cuma numpang foto

 

 

 

 

 

 

 

 

Helenamantra melaporkan dari tempat kejadian.